You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       SKPD-UKPD Aktif Input Paket Lelang di Triwulan Pertama
photo Doc - Beritajakarta.id

SKPD-UKPD Aktif Input Paket Lelang di Triwulan Pertama

Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta menilai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Perangkat Daerah (UKPD) lebih aktif menginput paket lelang barang dan jasa selama triwulan pertama tahun ini.

Secara umum, tender di BPPBJ berjalan bagus

Kepala BPPBJ DKI Jakarta, Blesmiyanda mengatakan, saat ini di dalam aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), SKPD dan UKPD aktif dalam mengisi paket kegiatan anggaran pengadaan barang jasa. Bahkan, ada SKPD/UKPD yang telah mencapai target sekitar 99 persen dari batas waktu yang ditentukan.

"Kalau di SiRUP udah 99 persen. Secara umum, tender di BPPBJ berjalan bagus. Jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Karena sekarang SKPD dan UKPD lebih aktif," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/4).

Penyerapan Anggaran DKI Sudah 11 Persen

Menurut Bless, faktor pemicu aktifnya SKPD dan UKPD dalam menginput paket barang dan jasa dipengaruhi banyak faktor.

"Secara garis besar tidak ada masalah," tandasnya.

Sekadar diketahui, hingga 10 April 2019, terdapat 63,068 paket lelang barang dan jasa yang telah diinput dalam aplikasi SiRUP dengan pagu anggaran sekitar Rp 43 triliun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1173 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1084 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1034 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye913 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye883 personAnita Karyati